Rabu, 27 Februari 2013

KBM 2. Teknik Pemrograman pada PLC


BelaKegiatanjar 2
Teknik Pemrograman PLC



Tujuan Pembelajaran :
  1. Merancang program kendali PLC sederhana
  2. Memasukkan program ke dalam PLC
  3. Mengecek kebenaran program

Uraian Materi


  1. Unsur-Unsur Program
Program kendali PLC terdiri atas tiga unsur yaitu : alamat, instruksi, dan operand.
Alamat adalah nomor yang menunjukkan lokasi, instruksi, atau data dalam daerah memori. Instruksi harus disusun secara berurutan dan menempatkannya dalam alamat yang tepat sehingga seluruh instruksi dilaksanakan mulai dari alamat terendah hingga alamat tertinggi dalam program.
Instruksi adalah perintah yang harus dilaksanakan PLC. PLC hanya dapat melaksanakan instruksi yang ditulis menggunakan ejaan yang sesuai. Oleh karena itu, pembuat program harus memperhatikan tata cara penulisan instruksi.
Operand adalah nilai berupa angka yang ditetapkan sebagai data yang digunakan untuk suatu instruksi. Operand dapat dimasukkan sebagai konstanta yang menyatakan nilai angka nyata atau merupakan alamat data dalam memori.

Sabtu, 16 Februari 2013

LK. 4 Memasang Pengawatan Input/Output



Lembar Kerja
MEMASANG PENGAWATAN INPUT/ OUTPUT

Bahan dan Alat
  1. PLC OMRON CPM1A-10CDRA 1 buah
  2. Kontaktor 220 V, 50 Hz 1 buah
  3. MCB 1 fasa 1 buah
  4. MCB 3 fasa 1 buah
  5. Tombol NO 2 buah
  6. Motor induksi 3 fasa 1 buah
  7. Kabel NYAF 2,5 mm2 10 meter
  8. Obeng PHILLIPS 4 x 150 mm 1 buah


KBM. 4 Pemasangan & Pengawatan



PEMASANGAN
& PENGAWATAN
Tujuan Pembelajaran
Setelah pemelajaran siswa dapat :
  1. memasang Unit PLC sesuai petunjuk keselamatan kerja
  2. memasang pengawatan I/O dengan benar
Uraian Materi
  1. Keselamatan Kerja Pemasangan Unit PLC
Memasang PLC pada tempat yang tepat akan menaikkan keandalan dan usia kerjanya. Terapkan petunjuk pemasangan unit seperti yang tercantum pada manual sebagai berikut :

LK 3.3 Memasukkan Program Menggunakan Konsol Pemrogram



Lembar Kerja 3.3
Memasukkan Program Menggunakan Konsol Pemrogram


Alat dan Bahan
  1. Konsol Pemrogram 1 buah
  2. PLC OMRON CPM1A-10CDRA 1 buah


Langkah Kerja
Operasi Persiapan
  • Sambunglah Konsol Pemrogram ke port peripheral PLC.
  • Hubungkan PLC ke catu daya yang sesuai.
  • Pindahkan kunci saklar mode operasi ke PROGRAM.
  • Masukkan password.
  • Hapus semua memori


LK 3.2 Memasukkan Program Menggunakan CX-Programmer


Lembar Kerja 3.2
Memasukkan Program Menggunakan CX-Programmer



Alat dan Bahan
  1. Komputer 1 buah
  2. Diskette 3,5 “ 1,44 MB 1 buah
  3. PLC OMRON CPM1A-10CDRA 1 buah
  4. Adapter Interface CPM1-C1F01 1 buah
  5. Kabel RS-232C 3 meter

Langkah Kerja
Operasi Persiapan
  • Sambunglah komunikasi Host Link 1:1
  • Tekan tombol Start pada CPU komputer. Tunggu hingga proses booting selesai.
  • Klik Start > Program > OMRON > CX-Programmer > CX-Programmer


LK 3.1 Membuat Program Ladder Menggunakan CX-Programmer


Lembar Kerja 3.1

Membuat Program Ladder Menggunakan CX-Programmer


Alat dan Bahan
  1. Komputer IBM/ PC/AT dengan spesifikasi : 1 buah
  2. Diskette 3,5 “ 1,44 MB 1 buah


Langkah Kerja
Operasi Persiapan
  • Tekan tombol Start pada CPU komputer. Tunggu hingga proses booting selesai.
  • Klik Start > Program > OMRON > CX-Programmer > CX-Programmer


KBM 3. Memasukkan Program Ke Dalam PLC


Kegiatan Belajar 3
MEMASUKKAN PROGRAM KE DALAM PLC


Tujuan Pembelajaran
Setelah pemelajaran siswa dapat :
  1. Menggunakan software CX-Programmer untuk :
    1. Membuat program diagram ladder
    2. Mentransfer program ke dalam PLC
  2. Menggunakan Konsol Pemrogram untuk :
  1. Memasukkan password
  2. Menghapus memori
  3. Menulis/ memasukkan program ke dalam PLC



Uraian Materi
  1. Mode Operasi PLC
Operasi PLC dikategorikan dalam tiga mode yaitu : PROGRAM, MONITOR, dan RUN. Pilihan mode operasi harus dipilih dengan tepat sesuai dengan aktifitas dalam sistem kendali PLC.
Mode PROGRAM digunakan untuk membuat dan mengedit program, menghapus memori, atau mengecek kesalahan program. Pada mode ini, program tidak dapat dieksekusi/ dijalankan.
Mode MONITOR digunakan menguji operasi sistem, seperti memonitor status operasi, melaksanakan instruksi force set dan force reset bit I/O, merubah SV (Set Value) dan PV (Present Value) timer dan counter, merubah data kata, dan mengedit program online.
Mode RUN digunakan untuk menjalankan program. Status operasi PLC dapat dimonitor dari peralatan pemrogram, tetapi bit tdk dapat di paksa set/ reset dan SV/PV timer dan counter tidak dapat diubah.